Showing posts with label bhaktapur. Show all posts
Showing posts with label bhaktapur. Show all posts

Saturday, November 23, 2019

Liburan Nepal Hari 8 - Hotel Terbaik Selama di Nepal

Sedihnya harus ninggalin hotel terbaik kita (Inn Sangrahalaya) apalagi setelah pengalaman di Nagarkot kemarin. Untuk review jelasnya hotel ini nanti bisa dibahas di post terpisah ya.

Ok..rencana hari ini adalah setelah makan siang kita akan kembali ke Kathmandu dengan naek kendaraan umum. Setau penulis sih ada 2 tempat pangkalan bus dan sisanya dengan menyetop di pinggir jalan. Jadi untuk pastinya penulis ambil yang pangkalan saja karena kalau stop mana bisa baca tulisan jurusan di bus dan musti harus tanya-tanya. Pangkalan yang kita ambil posisinya ada disebelah barat. Lihat gambar dibawah untuk lokasinya:

Bhaktapur Bus Park

Sebelum pulang kita masih ada waktu berputar-putar daerah bhaktapur yang memang cukup luas dibanding durbar-durbar yang lain. Disini juga banyak tempat suvenir-suvenir yang kalian juga bisa mulai nyicil beli dan harganya lumayan. Harga kaos buat oleh-oleh kita dapat di harga NPR300 per kaos. Dan untuk di Kathmandu sendiri kita agak kesulitan buat dapat harga yang sama, kalaupun ada itu hanya untuk bahan tertentu aja. NB: Tapi Kathmandu jg luas ya, di malam hari kita juga lihat tempat kaos yang letaknya agak kedalam, jadi bisa aja disitu lebih murah.

Di hari ini penulis mulai plan mau kemana jalannya, jadi biar tidak capek di jalan karena kebanyakan keliling. Rencana perjalanan awal adalah mengunjungi National Art Museum - Pottery Square - Taumadhi - Duttatraya. Untuk kira-kira perjalanan bisa dilihat tanda merah pada peta dibawah:

Keliling Bhaktapur

Pottery Square - Tempat ini terkenal untuk belajar membuat kerajinan tanah liat. Selain itu juga kalau tidak mau ambil kursus, bisa juga membeli produk yang sudah jadi seperti dibawah ini:

Pottery Square

Dari sini jarak tidak terlalu jauh, penulis menuju Taumadhi. Kalian bisa menikmati suasana durbar ini juga lewa gang-gang dengan suasana yang menarik. Yang suka foto selfie juga bagus, hanya di hari ini matahari cukup terik jadi cukup berasa panas walaupun udaranya cukup sejuk.



Penulis menemukan foto dari google map dimana menurut penulis sangat bagus sekali menunjukkan keindahan Taumadhi square sebelum terjadinya gempa tahun 2015 yang dimana sekaranga banyak pengerjaan perbaikan.



Foto ini diambil dari posisi atas puncak bangunan dimana banyak sekali pengunjung yang datang untuk foto baik lokal maupun turis asing. Kalau mau foto sendiri lebih baik datang lebih pagian. Seperti gambar dibawah bahkan ada rombongan turis lokal dari anak sekolah lokal disana.

Taumadhi Square

Diwaktu yang cerah ini juga kita bisa melihat pegunungan himalaya dimana kemarin pas di Nagarkot tidak terlihat. Saran penulis kalau punya banyak waktu sebaiknya tinggal disini semalam walaupun kita bisa pergi pagi pulang malamnya.



Setelah keliling-keliling kita segera bergegas jalan ke tempat bus untuk cari bus umum yang kearah Kathmandu. Bus ini tidak pakai AC ya dan bagusnya sih tidak ada aroma-aroma yang mengganggu. Lumayan bus ini harganya cuma NPR 25, yang kalau dirupiahkan hanya sekitar 3 ribu rupiah saja, murah kan!!

Bus Bhaktapur - Kathmandu

Perjalanan untuk sampai ke Kathmandu tidak terlalu lama mungkin sekitar 30-45 menit saja. Jadi buat kalin yang tidak biasa dengan bus harusnya masih ok ya, tidak seperti waktu penulis ada di Ghandruk yang perlu waktu beberapa jam. Bus ini akan berhenti di dekat Ratna Park yang pastinya sudah dekat daerah turis disana dimana kita juga sudah ada hotel disana, di Thamel.

Sisa waktu sore sampai malam penulis akan habiskan disini, penulis coba berjalan keliling daerah Thamel dan ternyata ada sisi modern juga, tidak seperti yang selama ini dilihat. Ada tempat nongkrong, KFC, Pizza Hut, dan bahkan ada casino juga disana.





Ok, untuk hari ini sekian dulu. Lanjut besok lagi di Hari 9 masih di Kathmandu dan penulis akan explore Patan Durbar Square


Monday, September 16, 2019

Liburan Nepal Hari 7 - Nagarkot to Bhaktapur

Di hari ke 7 ini kita rencana setengah hari di Nagarkot, lalu jam 2 berangkat ke Bhaktapur. Setengah hari ini setelah breakfast kita akan explore Nagarkot, tidak full trekking karena tidak akan cukup jadi kita hanya coba saja jalan untuk melihat dan merasakan sedikit suasana trekking disini. Perjalanan kita sekitar 40 menit pergi dan 40 menit jalan balik, tapi tentunya jalanannya tidak rata ya, tapi naik dan turun juga. Jadi buat penulis yang tidak terbiasa perjalanan ini cukup melelahkan tentunya.

Nagarkot Panoramic Hiking Trail
Saya pribadi tidak terlalu ingin trekking ke tempat yang banyak pohon dedaunan karena akan ada lintah yang mengincar kita mengingat ini sudah mulai masuk musim monsoon. Kita sendiri bisa melihat banyak lintah yang sudah mati di bagian area tertentu, jadi penulis sangat kawatir kalau jalan di kiri kanan dan atas ketika ada daun-daunan. Kita sempat kena 1 kali lintah ketika kita penasaran masuk ke sebuah batuan yang tengah-tengahnya ada lubang bisa dilewati masuk ke dalam, baru masuk sebentar dan foto, ternyata udah ada 1 lintah yang berhasil masuk ke dalam celana, sejak itu kita jadi parnoan dan mulai memasukkan celana jeans kita kedalam kaos kaki. Kita sempat juga memakai minyak angin yang mungkin akan mencegah dia masuk atau menyentuh bagian-bagian lain yang terbuka.

Ini adalah sebagian foto-foto yang penulis ambil dalam perjalanan:
Nagarkot Hiking Trail View

Nagarkot - Nepalee

Untuk trekking sepertinya sih seru tapi lain kali harus kesini di bukan musim hujan nih. Setelah sampai di lokasi Nagarkot Hiking Trail View, penulis melakukan perjalanan kembali ke hotel dikarenakan waktu yang tersisa untuk penjemputan yang disepakati pada jam 2 siang. Di hotel penulis santai sebentar dan memesan segelas teh susu panas sambil menunggu si supir datang kembali ke hotel untuk menjemput

Teh Susu Nepal

Ketika supir telah datang kita langsung memulai perjalanan kita ke Bhakatapur. Perjalanan ke Bhaktapur sendiri memakan waktu kurang lebih 1 jam, dan kita tidak diturunin di hotel karena hotel kita sendiri letaknya berada di Bhaktapur Durbar Square dimana lokasi kendaraan tidak bisa masuk. Setelah kita diturunin, kite melangkah masuk  dan langsung saja disapa oleh petugas tiket yang menanyakan apakah sudah ada tiket atau belum, tiket disini berharga NPR1500. Dan karena kita tinggal selama 2 hari, maka si petugas akan mencatat nomor paspor kita kedalam tiket karena pada dasarnya tiket itu adalah untuk 1 hari saja.

Dari pintu masuk kita berjalan sekitar 10 menit untuk sampai ke hotel dan kebetulan hotel yang penulis pilih termasuk hotel yang masih baru. Hotel ini masih sangat bagus dan baunya pun masih terasa sekali masih baru. Bisa dibilang ini hotel terbaik selama kita tinggal di Nepal, dari suasana dan desainnya sangat cakep. Nah si supir sekali lagi kasih saran kita untuk coba makanan lokal yang terkenal di Bhaktapur yaitu Bara. Nah jadi setelah kita rehat sebentar dan beres-beres barang, kita langsung jalan untuk cari makan. Ternyata lokasi hotel kita tidak jauh dari tempat makan itu dan lokasinya di lorong ternyata. Di depan lokasi tempat makan terdapat papan kecil bertuliskan "Newari Food | Bara - Wo". Nah kalau ketemu ini tinggal masuk aja langsung, tempatnya tidak besar namun cukup untuk 4 - 5 meja.

Bara
Ownernya cukup ramah dan ready banget buat di foto. Ini buktinya dia langsung ambil sikap siaga sadar kamera ketika penulis mengarahkan kamera untuk mengabadikan momen dia sedang masak. Menu utama itu adalah Bara yang ada di depan beliau. Dan yang disamping adalah kentang sebagai side dish dan kuahnya juga.

Si Ibu Penjual Makanan Bara

Dari segi harga cukup terbilang murah terlebih lokasinya yang berada di daerah turis, satunya kalau tidak salah seharga NPR 100, kentangnya NPR 50, minuman soda (Sprite / Coca Cola) seharga NPR 125. Tidak jauh dari sana juga ada penjual gorengan dan lagi-lagi iseng buat cobain juga. Harga gorengan sekitar NPR 40 saja.

Cemilan Gorengan Nepal

Bhaktapur Durbar Square ini cukup luas jadi untuk hari ini yang sudah menjelang sore kita hanya menjelajah sebagian kecil sambil menikmati suasana sore di Bhaktapur sambil melihat kegiatan-kegiatan yang dilakukan penduduk lokal seperti bermain caturnya orang Nepal.

Kongkow di Nepal

Suasana di malam hari juga cukup bagus buat foto-foto gedung yang unik, namun tidak semua bisa di foto karena hanya beberapa tempat saja yang ada cahanya lampu. Di lokasi ini juga nampak tentara yang berjaga-jaga dan penulis sempat disamperin, ntah karena curiga atau dia saja yang kepo. Penulis sempat ngobrol dengan satu tentara yang datang dan dia menebak kita dari Malaysia seperti pada umumnya. Tidak satupun negara Indonesia keluar dari percakapan ini, but yeah..."I am from Indonesia"

Bhaktapur Durbar Square

Bhaktapur Durbar Square

Abis dari foto-foto disini, penulis kembali ke hotel untuk istirahat dan persiapan exlore Bhakatapur Durbar Square lebih mendalam. See you di hari 8 perjalanan kami


ATM Nepal

Buat yang cari info soal tarik uang di ATM Nepal, nah pas sekali kali ini mau bahas soal uang peruangan di Nepal. Nepal sendiri sebetulny...